|

Belajar SEO untuk, Pemula

Belajar SEO bagi pemula adalah aktivitas tanpa henti. Mengingat pembaruan algoritma dan trend pencarian yang selalu berubah, strategi yang digunakan pun perlu diperbarui agar dapat bersaing di SERP. Berdasarkan data dari LinkedIn, pengguna dengan posisi “SEO” mencapai 26.5K, kurang dari seribu diantaranya adalah self-employed. Meskipun tergolong baru dibandingkan software engineer, product manager, dan designer, Data ini menunjukkan tingkat kompetisi yang tinggi di SEO field.

figure0
figure1
figure2

Mengawali karir sebagai SEO specialist mengharuskan kamu untuk selalu belajar SEO dari sumber manapun. Nah, artikel ini akan mengajak kamu belajar SEO pemula dari on-page SEO, Off-page SEO, dan sedikit tentang technical SEO.

star-icon

Memahami SEO dengan Benar

Dalam belajar SEO pemula, kamu wajib memahami definisi SEO dengan benar. Search Engine Optimization adalah taktik untuk membantu sebuah website mendapatkan ranking tinggi di Google dan meningkatkan jumlah organic traffic. Sebenarnya, tidak hanya untuk Google saja namun untuk semua search engine.

Namun, melihat data saat ini Google menguasai kurang lebih 92% market share pencarian. Dengan begitu, optimasi untuk Google adalah sebuah kewajiban bagi seorang yang sedang belajar SEO pemula.

Dengan memahami SEO, kamu juga dituntut paham dengan search intent dari pengguna agar dapat mengoptimasi halaman kamu sebagai jawaban dari kueri mereka. Disinilah peran penting SEO dalam meningkatkan ranking secara organik.

Selain itu, kamu harus memahami karakteristik SEO sebagai channel marketing. Hasil dari implementasi SEO tidak dapat dilihat semalam saja, kamu perlu mengoptimasi semua aspek hingga menghasilkan performa lebih baik pada rentang waktu yang telah ditentukan.

star-icon

Melakukan Riset Keyword Mendalam

Selain mempelajari cara kerja search engine, untuk memulai karir SEO specialist kamu juga harus belajar melakukan riset keywords secara mendalam. Keywords adalah aset penting yang harus ditargetkan pada proyek SEO. Dengan keywords, website dapat menjangkau pengguna berkualitas dan meningkatkan trafik secara organik maupun berbayar. Dalam belajar SEO pemula, kamu akan berlatih riset kata kunci yang tepat untuk website. Untuk itu, kamu akan membutuhkan SEO tools seperti Google Keyword Planner maupun Google Trends yang dapat diakses secara gratis.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan riset keywords.

01

Pahami search intents

Search intent adalah tujuan pengguna dalam melakukan pencarian di search engine. Terdapat berbagai macam search intent seperti transactional, informational, dan navigational. Masing-masing jenis intent akan menghasilkan konten yang berbeda. Kamu harus memahami apa yang sedang dicari pengguna dengan kueri mereka.

02

Perhatikan demand

Demand atau search volume adalah banyaknya pencarian dari sebuah kata kunci dalam kurun waktu tertentu. Metrik ini mengukur seberapa berpotensi suatu keyword dalam mendatangkan trafik. Semakin besar demand dari sebuah keyword, semakin besar pula trafik yang mungkin didapatkan.

03

Pertimbangkan kompetisi kata kunci

Kompetisi kata kunci adalah seberapa ketat persaingan kata kunci tersebut dalam SERP. Biasanya, seorang SEO specialist akan memilih kata kunci dengan search volume tinggi dan kompetisi yang rendah.

04

Perkaya dengan varian keywords

Menargetkan satu kata kunci saja pada suatu konten tidaklah cukup untuk menangkap kueri serupa. Oleh karena itu, perkaya konten dengan variasi kata kunci yang relevan.

05

Gunakan Long-tail keywords

Long-tail keywords adalah kata kunci yang terdiri dari 3 kata atau lebih. Kata kunci ini biasanya memiliki demand kecil namun memiliki kompetisi yang rendah.

06

Perhatikan keyword density

kepadatan kata kunci dalam halaman web maupun konten perlu diperhatikan karena dapat menimbulkan keyword spam jika tidak dikontrol. Gunakan kata kunci pada posisi-posisi strategis dengan jumlah yang cukup yaitu sekitar 1-2% per halaman.

star-icon

Aktivitas Dasar Belajar SEO Pemula

Sebelum menjadi SEO specialist profesional, belajar dari dasarnya dulu yuk! Dalam belajar SEO Pemula, terdapat tiga aktivitas dasar yang harus dikuasai yaitu On-page, Off-page, dan Technical SEO. Ketiganya memiliki fokus masing-masing dalam meningkatkan ranking website. Berikut adalah pembahasan lengkapnya.

Optimasi On-page

Seperti namanya, on-page SEO adalah teknik optimasi dalam halaman untuk membantu search engine memahami isi halaman tersebut sehingga Google dapat memberikan peringkat yang tinggi. Fokus dari teknik on-page adalah meningkatkan kualitas konten.
Elemen On-page SEO yang patut dipelajari:
  • Konten pada halaman website: Memastikan konten berkualitas dan relevan dengan niche bisnis
  • Meta description dan title tag: Membuat judul dan meta description menarik yang memuat keywords.
  • Internal link: menautkan link ke halaman lain dalam website yang sama sebagai navigasi dari konten satu ke konten lainnya.
  • Struktur URL: Menggunakan struktur URL yang sederhana dan mudah dibaca oleh manusia maupun search engine.
  • Optimasi elemen visual: Menggunakan elemen visual untuk mendukung penyampaian konten.
  • User experience: Mengedepankan pengalaman pengguna selama mengunjungi halaman web.
Semua elemen dalam halaman website harus dioptimasi menggunakan kaidah SEO dan mengikuti pedoman Google yang berlaku. Oleh karena itu, dalam belajar SEO pemula harus mempertimbangkan aturan SEO sebagai dasar pembuatan konten.

Optimasi Off-page

Selain optimasi dalam halaman, selama belajar SEO pemula harus menguasai elemen off-page. Optimasi off-page adalah taktik diluar produksi konten yang bertujuan untuk meningkatkan kredibilitas website di mata pengguna dan search engine.

Technical SEO

Technical SEO adalah teknik optimasi yang bertujuan untuk melancarkan proses crawling dan indexing. Secara garis besar, belajar SEO pemula juga perlu memahami teknik SEO untuk meningkatkan ranking website. Teknikal SEO mencegah isu teknis yang dapat menghambat proses crawling dan indexing.
Teknikal SEO juga termasuk search essential dalam Google webmaster guideline. Oleh karena itu, untuk mendapatkan hasil maksimal, teknikal SEO harus menjadi aktivitas wajib dalam strategi SEO.
Berikut checklist technical SEO yang perlu diketahui oleh SEO specialist pemula.
  • Gunakan XML Sitemap: sitemap memiliki peran vital dalam membantu crawler menemukan halaman website yang rumit. SEO specialist perlu mengunggah file sitemap pada Google Search Console atau Bing Webmaster. Perbarui secara berkala jika terdapat halaman baru yang dibuat.
  • Struktur URL: URL digunakan oleh search engine untuk mengakses sebuah halaman. Jika struktur URL tidak dioptimasi, crawler akan kesulitan dalam membacanya. Oleh karena itu, penting untuk membuatnya secara jelas dan pendek.
  • Tingkatkan Mobile-friendliness: lebih dari 58% pengguna internet menggunakan perangkat seluler untuk mencari sesuatu. Jika kamu ingin hasil maksimal, tingkatkan mobile-friendliness dengan menyajikan UI/UX berkualitas dan melakukan pengujian mobile-friendliness.
  • Percepat waktu loading: Semakin lama halaman website dimuat, semakin cepat pengguna akan meninggalkannya. Pengguna menginginkan jawaban cepat, jadi pastikan halaman kamu cepat dimuat. Kamu bisa melakukannya dengan optimasi gambar, menggunakan asynchronous load, dan memeriksa link yang tertaut.
Sebenarnya, masih banyak lagi checklist dari technical SEO yang perlu dipelajari, namun untuk belajar SEO pemula daftar di atas akan mencukupi kebutuhan optimasi.
star-icon

Memahami Berbagai SEO Tools

writing

Analytics Tool

Analytics tool adalah alat yang dapat menyajikan data mengenai statistik pengunjung sert performa website yang dikelola. Contoh dari analytic tool adalah Google Analytics dan Google Search Console. Dua alat ini perlu dikuasai dalam belajar SEO pemula. Alat ini tersedia gratis sehingga kamu dapat mengeksplorasinya dengan bebas.

SEO Automation Tool

Alat ini dapat membantu mengotomasi pekerjaan SEO dan membuatnya menjadi lebih sederhana. Contoh kegiatan yang dapat dilakukan adalah melacak kata kunci, memantau doman kompetitor, mengatur target pasar sebuah kata kunci, dan lainnya. Contoh SEO automation tool adalah Sequence Stat. Alat ini mampu mengerjakan tugas SEO secara otomatis dengan data real-time. Dengan begitu pekerjaan SEO yang rumit dapat diselesaikan dengan cepat.
star-icon

Sequence Stat untuk Belajar SEO Pemula

Sequence Stat adalah SEO automation tool yang dirancang agar bisa digunakan oleh semua pihak pada proyek SEO. Entah itu pemula, SEO spesialis, penulis maupun tim marketing. Bahkan dapat digunakan oleh semua level bisnis yang menargetkan website mereka di SERP.
Fitur lengkap yang tersedia membantu kamu yang ingin belajar SEO pemula dengan sederhana. User interface didesain dengan mengedepankan pengalaman pengguna. Oleh karena itu, kamu tidak akan kesulitan dalam mengoperasikannya.

Berikut fitur Sequence Stat untuk membantu aktivitas belajar SEO pemula

star-icon

Keyword Ranking Tracker

alat pelacak peringkat kata kunci dengan data harian yang berguna untuk memantau performa target kata kunci pada SERP.

star-icon

Multiregional & Multidomain

Sequence Stat dapat melacak kata kunci dari berbagai negara di dunia dan bahasa yang bervariasi. Fitur ini cocok untuk membantu website dengan target multiregional. Selain itu, kamu bisa melacak beberapa domain sekaligus dalam satu akun.

star-icon

Sistem pembayaran Pay-as-you-go

Bayar sesuai pemakaian kata kunci yang kamu miliki. Dengan skema pembayaran ini, kamu dapat mengoptimalkan penggunaan budget kamu untuk satu SEO tool yang mampu mengerjakan banyak tugas.

Lihat solusi

Ringkasan

conclusion

Itulah pembahasan lengkap tentang belajar SEO pemula secara mendasar. Untuk menjadi SEO specialist profesional, kamu tidak akan berhenti belajar. Oleh karena itu, ikuti perkembangan search engine dan trend SEO dari waktu ke waktu.

Gunakan alat SEO yang mampu membantu tugas SEO seperti yang telah disediakan oleh Google dan SEO automation tool seperti Sequence Stat.Dengan begitu, beban pekerjaan akan berkurang dan kamu bisa lebih produktif untuk proyek lainnya.Lihat apa yang bisa kamu lakukan dengan Sequence Stat di sini.

Search Stats for Everyone

Navigasikan Tantangan pada Aktivitas SEO dan Bisnis

01

Fokus utama pada objektif bisnis

02

Kurangi fokus pada apa yang terjadi di balik layar

03

Tangani tim SEO Anda jauh lebih baik, efektif dan efisien

04

Menyederhanakan banyak hal dari sudut pandang teknis

05

Fokus pada strategi untuk mengeningkatkan bisnis dengan mesin pencari